Plugin WordPress Terbaik yang Mesti Kamu Instal

Ada lebih dari 40ribu plugin WordPress yang bisa membantu kita menambahkan fitur-fitur tertentu tanpa menyentuh kode sedikitpun.

Tapi masalahnya di sini:

Tidak ke-40ribu plugin tersebut bagus.

Ada banyak plugin yang kualitasnya tidak bagus dan justru berdampak negatif untuk WordPress anda.

Ada juga plugin yang fiturnya sama sehingga kita malah menginstall 2 plugin yang sejenis.

Para pemula WordPress biasanya jadi bingung gara-gara hal tersebut.

Itulah yang akan kita bahas sekarang…

Secara umum ada 10 fungsi plugin yang penting untuk semua jenis website.

Untuk masing-masing dari 10 fungsi tersebut, saya akan menunjukkan 1-3 plugin terbaik dengan berbagai pertimbangan seperti:

  1. Yang paling mudah digunakan
  2. Yang terbaik di antara yang gratis
  3. Yang terbaik, tanpa pertimbangan harga

Inilah ke-20 plugin yang saya rekomendasikan.

A. Membackup dan Mengamankan Data WordPress Anda

Backup adalah sesuatu yang sering diremehkan oleh pemilik website baru. Padahal fungsinya WAJIB anda miliki.

Bayangkan:

Kalau anda baru membuat website dengan WordPress, lalu anda tertarik untuk mengutak-atik kode-kode di plugin dan theme, padahal belum mengerti tentang PHP.

Ini bisa menyebabkan WordPress anda rusak.

Kalau rusaknya sepele, perbaikinya juga gampang. Tapi bagaimana kalau ternyata anda tidak bisa memperbaiki.

Mesti install ulang?

Semua file, post, dan page yang sudah anda buat hilang semua?

Untuk mencegah hal-hal seperti inilah kita butuh backup.

Meskipun sekarang anda belum butuh, tapi sewaktu-waktu ketika anda butuh datanya maka anda tidak akan panik.

Inilah 2 plugin backup terbaik:

1. UpdraftPlus

UpdraftPlus adalah plugin backup gratis yang fiturnya paling lengkap.

Anda bisa menjadwalkan backup secara otomatis, kemudian filenya dikirim ke tempat lain seperti Dropbox, Google Drive, dan sebagainya.

Selain itu, mereka juga punya addon berbayar untuk menambah fitur. Atau anda juga bisa beli versi premiumnya seharga $90.

Ini fitur-fitur utama UpdraftPlus:

  • Full backup, dengan penjadwalan otomatis
  • Menyimpan file di storage luar seperti Dropbox, Google Drive, Copy.com, OneDrive, dan lain-lain sehingga tidak memakan kapasitas hosting anda
  • Email notifikasi ketika backup selesai atau kalau ada error
  • Proses restore data yang tidak rumit ** Migrasi website ke tempat lain dengan mudah (addon berbayar)

Harga: gratis (punya versi premium)

 

2. VaultPress

Ini untuk anda yang tidak ingin ribet dengan urusan backup.

VaultPress merupakan plugin backup yang digunakan oleh website-website besar. Karena prosesnya benar-benar sangat mudah.

Dalam 1 klik, semua urusan beres.

Meskipun tidak gratis, tapi harganya lebih murah dibandingkan kalau anda membeli versi premium dari UpdraftPlus.

Harganya mulai $5/bulan.

Oh ya, plugin ini dibuat oleh Matt Mullenwerg, co-founder Automattic (perusahannya WordPress). Jadi ketangguhannya sudah tidak perlu diragukan lagi.

Ini fitur utama VaultPress:

  1. Full backup harian secara otomatis dalam 1 kali klik
  2. Realtime backup (untuk paket tertentu)
  3. Arsip backup 30 hari untuk paket termurah, dan arsip backup tidak dibatasi untuk paket harga yang lebih tinggi
  4. Restore otomatis dalam 1 kali klik
  5. Restore ke tempat lain
  6. Safekeeper support kalau anda butuh bantuan

Sebagai tambahan informasi, realtime backup ini maksudnya ketika file di WordPress anda berubah akan langsung dibackup. Maka dari itu, ini cocok untuk website besar yang banyak aktivitas.

Harga: mulai dari $5/bulan

 

B. Menghapus Komentar Spam Secara Otomatis

Karena WordPress itu CMS yang paling populer, maka banyak orang di luar sana yang menggunakan tool untuk melakukan spam terhadap situs-situs berbasis WordPress.

Salah satu spam yang paling sering yaitu spam komentar.

Setelah situs anda berumum 1-4 minggu, anda akan melihat banyak komentar dalam bahasa Inggris yang tidak berhubungan dan berisi banyak link.

Kalau kita hapus satu per satu bakal lama.

Maka dari itulah plugin ini berperan penting.

1. Akismet

Hanya ada satu rekomendasi saya untuk plugin dalam kategori ini.

Akismet merupakan plugin gratis yang biasanya sudah langsung ada ketika WordPress anda baru diinstall.

Kita tinggal perlu mengaktifkan saja.

Fitur-fitur utama Akismet:

  • Deteksi dan hapus komentar spam secara otomatis
  • Database spammer terbesar dan terlengkap

Harga: gratis

 

C. Meningkatkan Kecepatan Website (Plugin Cache)

Ada 2 fungsi plugin cache:

  1. Meningkatkan kecepatan website saat dibuka oleh pengunjung
  2. Meringankan kinerja server anda

Kalau dijelaskan prosesnya, akan ribet, tapi intinya begini…

…ketika pengunjung membuka situs anda, maka di belakang layar sebetulnya server anda bekerja terus mengolah data untuk menampilkan halamannya.

Semakin banyak halaman yang dibuka, semakin berat kerjanya.

Plugin cache ini berfungsi untuk menyimpan data-data yang diolah oleh server, kemudian disimpan di suatu tempat.

Ketika pengunjung datang, mereka akan diberikan data yang sudah diolah dan disimpan tadi sehingga server anda tidak perlu mengolah data berkali-kali untuk setiap pengunjung.

Dengan demikian prosesnya jadi lebih cepat.

Inilah beberapa plugin cache terbaik:

1. W3 Total Cache

Plugin cache gratis dengan fitur terlengkap.

Ada banyak fitur yang bisa kita atur secara manual di dalam plugin ini, sehingga hasilnya jadi sesuai seperti yang anda inginkan.

Fitur-fitur utama W3 Total Cache:

  • Segala jenis pengaturan cache
  • Mendukung CDN, minify, dan GZIP

Harga: gratis (punya versi premium)

 

2. WP Super Cache

Plugin W3 Total Cache di atas memang lengkap, tapi saking lengkapnya kadang orang justru jadi bingung pengaturannya seperti apa.

Untuk itulah ada WP Super Cache.

Kalau anda tidak ingin pusing melihat banyak pengaturan dan ingin sekali install langsung beres, plugin ini mungkin lebih pas buat anda.

Fitur-fitur utama WP Super Cache:

  • Fitur cache yang cukup lengkap
  • Proses pengaturan yang lebih mudah

Harga: gratis

 

3. WP Rocket

WP Rocket

Ada nggak sih plugin cache yang pengaturannya nggak ribet, tapi lengkap, dan performanya paling bagus?

Ada… WP Rocket.

Dari sebuah uji coba yang dilakukan terhadap beberapa plugin cache, ternyata WP Rocket yang performanya paling tinggi.

Fitur-fitur utama WP Rocket:

  • Segala jenis cache, minify, CDN, dan GZIP
  • Lazy Load (gambar dimuat belakangan, saat pengunjung scroll sampai ke posisi gambarnya sehingga loading halaman jadi lebih cepat)

Harga: mulai dari $39

 

D. Meningkatkan Jumlah Share ke Social Media

Social media merupakan sumber pengunjung website yang sangat besar. Bahkan untuk beberapa jenis website bisa lebih besar daripada Google.

Maka dari itulah social media tidak boleh dianggap remeh.

Kita ingin supaya konten-konten di website kita dibagikan ke social media oleh pengunjung. Supaya semakin banyak yang datang.

Supaya mereka mau share, kita harus sediakan tombolnya.

Inilah plugin-plugin untuk menyediakan tombol share.

1. AddThis

AddThis merupakan plugin social sharing gratis yang fiturnya paling lengkap dan desainnya paling indah.

Inilah fitur-fitur AddThis:

  • Tombol sharing standar di awal/akhir konten
  • Tombol sharing yang menempel di ujung kiri/kanan halaman dan ikut turun ketika halaman discroll
  • Tombol sharing untuk mobile
  • Tombol follow akun social media
  • Integrasi dengan Google Analytics
  • Statistik jumlah share harian

Harga: gratis (ada versi premium)

 

2. SumoMe

sumome-site-logo

SumoMe adalah plugin dengan banyak fungsi, nanti akan dijelaskan lagi fungsi lainnya tapi kali ini akan kita bahas social sharingnya saja.

Meskipun desainnya tidak banyak, tapi fitur share di SumoMe cukup lengkap.

Fitur-fitur Share di SumoMe:

  • 13 penempatan tombol social share, termasuk di awal/akhir konten dan tombol yang ikut turun ketika halaman discroll
  • Tombol share khusus mobile yang bisa diatur supaya menampilkan social media yang berbeda dengan desktop (premium)
  • Statistik harian
  • Tombol share di atas gambar
  • Tombol share yang muncul ketika pengunjung memblok tulisan

Harga: gratis (ada versi premium)

 

E. Menutup Celah Keamanan WordPress

Saya bukannya mau menakut-nakuti, tapi WordPress itu sering jadi sasaran hacker. Karena WordPress itu CMS paling populer, kalau seorang hacker tahu caranya membobol WordPress maka dia bisa membobol banyak situs.

Pada dasarnya WordPress itu aman.

Sangat jarang ada website yang berhasil ditembus oleh hacker.

Tapi supaya kita sebagai pemilik website jadi semakin tenang, ada baiknya plugin-plugin ini dimanfaatkan.

1. JetPack

JetPack adalah plugin WordPress yang punya banyak fungsi, kali ini akan kita bahas fungsi yang bernama Protect dan Monitor.

Protect berfungsi untuk mencegah brute force.

Brute force itu metode hacking yang dilakukan dengan cara mencoba login berkali-kali sampai passwordnya berhasil ditebak, baik itu manual maupun secara otomatis.

Protect akan membatasi jumlah kesalahan password selama durasi tertentu.

Sehingga brute force jadi sulit/tidak bisa dilakukan.

Sedangkan Monitor, sesuai namanya, untuk memonitor situs dan memberitahu anda lewat email kalau website anda down atau tidak bisa diakses.

Harga: gratis

 

2. iThemes Security

Untuk semakin meningkatkan keamanan, anda juga bisa menginstall plugin yang satu ini.

Ada beberapa fitur penting yang mungkin anda butuhkan dari iThemes Security seperti blokir alamat IP, scan virus, dan lain-lain.

Inilah fungsi-fungsi utama iThemes Security:

  • Pemberitahuan lewat email ketika ada yang login
  • Login 2 tahap dengan Google Auhenticator
  • Scan file malware dengan penjadwalan otomatis
  • Blokir alamat IP tertentu
  • Mengubah alamat URL dashboard
  • Menutup halaman dashboard dalam jam-jam tertentu

Harga: gratis (ada versi premium)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *